Ringkasan Part 1: Trip dari Jakarta ke Bali dengan kereta, baca langkanya di sini.
Lumba-lumba seperti kita ketahui gampang banget ditemui di Sea World Jakarta, atau beberapa kebun binatang besar di Indonesia. Tapi, jauh di lubuk hati terdalam, melihat mereka berada di kolam sempit membuat sedih. Jika dibandingkan lautan yang biasa dan seharusnya mereka huni, kolam sebesar apapun di darat tentu bukan apa-apa.
Melihat mereka langsung di habitatnya menjadi salah satu bucket list yang sudah lama aku nanti-nanti tercoret. Dan here we go. My first agenda at Bali were to see dolphin at the sea. Sesulit itu menuju Lovina dengan public transport, tapi keinginan dapat mengalahkan segala hambatan, bukan?
Siang hari, untuk mengisi waktu luang menunggu waktu check in, kami bermain ke Ulun Danu Beratan, yang selalu menjadi icon Bali. Karena moda transportasi yang sulit, kami memutuskan naik Gocar dan bertemulah dengan driver yang akan menjadi teman perjalanan kami di Bali utara.
Kami menikmati lunch dengan pemandangan danau yang indah, dan mengambil beberapa foto di tempat yang selalu diminati para wisatawan. Beberapa hal baru ditambahkan di tempat rekreasi ini. Sangat berbeda dengan kondisi 2017 saat kunjungan ku terakhir. We really enjoy our time here.
Setelah dari Ulun Danu Beratan, kami langsung menuju hotel untuk check in. Kami menginap di Puri Lovina, hotelnya memang ga langsung di bibir pantai, tapi dengan budget lumayan murah, kami bisa berjalan kaki 2 menit menuju pantai, dan langsung bisa bermain pasir di pantai. Dan yang terpenting, hotel ini bersih dengan kasur yang nyaman.
Sunset di Lovina adalah salah satu yang terbaik. Jika bermalam di Lovina, pastikan melihat sunset dari pantai terdekat.
Lovina dengan lumba-lumbanya, benar-benar pengalaman yang sangat menyenangkan. Kami beruntung bisa melihatnya secara langsung.